Lamtim Sosialisasikan Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

Lamtim Sosialisasikan Percepatan Penanggulangan Kemiskinan


 

KOMINFO LAMTIM,Sukadana - Zaiful Bokhari Buka  Bersama Lembaga Advokasi Perempuan Damar, melaksanakan konsultasi daerah multi pemangku kepentingan daerah untuk mengatasi kemiskinan pada Kamis (12/07) yang berlangsung di gedung pusiban Kabupaten Lampung timur.

 

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Timur diwakili Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari mengatakan,  Kemiskinan menjadi isu penting dan menjadi kewajiban pemerintah yang harus diatasi. Pemerintah terus berupaya melakukan berbagai strategi untuk menghapuskan kemiskinan, dintaranya dengan  meningkatkan pendapatan orang miskin dan membuat program yang dapat mengurangi beban pengeluaran orang miskin itu berkurang.

 

Dan yang terpenting, upaya penanggulangan kemiskinan ini haruslah dilakukan secara masif dan melibatkan multisektor. Integrasi dan implementasi SDGs dapat mendukung upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Lampung Timur. Lebih lanjut beliau mengingatkan semua pihak tentang pentingnya ketersediaan data sebagai syarat utama medukung keberhasilan pelaksanaan TPB/SDGs di Kabupaten Lampung Timur.

 

"Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, kualitas lingkungan hidup, serta pembangunan yang inklusif, dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya,"kata Zaiful Bokhari.

 

Zaiful Bokhari menambahkan, semua pihak harus memperhatikan dan memastikan ketersediaan data yang terintegrasi, transparan dan akuntabel . Data ini menjadi penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan agenda pembangunan berkelanjutan. Data digunakan sebagai pendukung untuk memantau dan mengimplementasikan proses pembangunan berkelanjutan. Intervensinya akan tepat karena berdasarkan data akurat, dengan demikian akurasi tingkat keberhasilannya lebih terjamin,"tambah Zaiful Bokhari.

 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Damar Sely Fitriani memgungkapkan, Acara ini digagas guna mendorong komitmen pemerintah daerah mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mengatasi masalah ketimpangan gender, kemiskinan, dan permasalahan masyarakat, khususnya perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta kelompok-kelompok rentan lainnya.

 

 Implementasi SDGs daerah dilakukan salah satunya dalam bentuk Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs. RAD melibatkan multi pihak untuk memetakan persoalan perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan kelompok marginal/rentan lainnya. Sehingga, prinsip no one left behind memberikan pesan utama agar implementasi dan pencapaian SDGs selalu memastikan kelompok rentan, minoritas, dan marginal.

 

Acara tersebut turut dihadiri, United Nations Development Programme (UNDP), Bappeda Provinsi Lampung, Bappeda Lampung Timur, dan penegak hukum. Kemudian, mantan Komisioner Komnas HAM Siti Noor Laila dan akademisi FISIP Unila Ikram. (Nando/Lutvi/Hasyim/Gun)


Comments